Senin, 04 Juli 2016

Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Cerdas Dan Patuh





Setiap orang tua pastinya mendambakan mempunyai anak yang shaleh, cerdas, dan menurut kepada orang tuanya. Akan pengaruh lingkungan, pola asuh, dan lain sebagainya dapat menjadikan sikap dan perilaku anak yang diharapkan menjadi berubah dan tidak sesuai dengan apa yang menjadi harapan. Oleh sebab itu peran orang tua dalam mendidik anak akan sangat berpengaruh terhadap bagaimana tumbuh kembangnya terutama dalam hal bagaimana akhlaknya terbentuk dalam kesehariannya.


Untuk dapat mendidik anak tentunya bukan suatu perkara yang mudah dan setengah-setengah karena diperlukan berbagai macam cara agar anak yang dididik dapat menjadi seorang anak yang mempunyai kecerdasan tidak hanya secara intelektual tetapi juga dalam hal spiritual dan emosionalnya. Untuk hal tersebut memerlukan berbagai macamcara yang dapat dilakukan agar anak dapat menjadi seperti apa yang diharapkan. Dan berikut ini cara mendidik anak dengan baik agar dapat menjadi sosok anak yang cerdas dan beragama.

Mengajarkan anak untuk memiliki rasa ingin tahu. Jiwa seorang anak selalu ingin mengikuti dan mencontoh apa yang dilihat atau didengarnya. Oleh sebab itu sejak kecil tumbuhkan sikap anak untuk memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap segala hal. Dan sebagai orang tua harus siap dengan berbagai pertanyaan yang ditanyakan oleh anak, jangan pernah sekali pun untuk berbohong dan menjelaskan setiap jawaban dengan jawaban yang dapat dicernanya sesuai dengan usianya.

Ajarkan anak untuk bersikap tanggung jawab dan mandiri. Saat anak anda bermain ajarkan kepadanya rasa tanggung jawab atas mainannya dengan merapikannya setelah bermain. Selain itu anda sebagai orang tua juga jangan terlalu over protektif terhadap apa yang dilakukan oleh anak anda. Berikanlah ia kepercayaan dalam bermain dan yang lainnya tapi tentunya dengan tetap terus mengawasinya.

Ajarkan anak untuk memiliki kemampuan dalam berpendapat. Sering sekali kita lihat orang tua yang acuh dan tidak perduli terhadap apa yang dibicarakan atau pun pendapat anaknya. Hal tersebut tentunya akan berdampak pada dirinya yang minder atau tidak berani saat berpendapat. Oleh sebab itu memberikan respon positif dari orang tua kepada anak akan sangat membantu dalam membuat anak mempunyai kemampuan berpendapat.